Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE JEJARISULTRA.COM TEGAS DAN TERPERCAYA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tamalaki Bende Wonua Siap Kawal Penobatan Bokeo Mekongga XXII dan Pelantikan DPD MAKN Kolaka Timur

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T05:28:10Z

 


KOLAKA TIMUR, JEJARISULTRA. COM— Organisasi masyarakat adat Tamalaki Bende Wonua menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Penobatan Bokeo Mekongga Ke XXII dan Pelantikan Pengurus DPD Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Kabupaten Kolaka Timur. Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk kesetiaan dan pengabdian terhadap adat dan budaya, sekaligus upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, khidmat, dan bermartabat.


Ketua Umum Tamalaki Bende Wonua, Asdar Bundu, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut bukan untuk mencari pertentangan ataupun menunjukkan kekuatan. Menurutnya, kehadiran Tamalaki merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan wujud pengabdian terhadap adat dan budaya.


"Bahwa kita juga akan menurunkan pasukan demi untuk menjaga keamanan bersama-sama ormas Tamalaki lain di Kolaka Timur, Polri dan TNI demi terwujudnya serta tertibnya pelaksanaan Pomberehua Bokeo ke XXII dan pelantikan MAKN Kolaka Timur," ujar Asdar Bundu.


Pernyataan itu menegaskan bahwa Tamalaki Bende Wonua menempatkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama. Kehadiran anggota Tamalaki di lapangan, kata Asdar, harus menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat, bukan mengambil alih tugas dan kewenangan aparat negara. Karena itu, koordinasi dengan TNI dan Polri, Pemerintah Daerah, serta organisasi masyarakat lainnya menjadi hal penting dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.


Bagi Tamalaki Bende Wonua, keberanian dalam menjaga adat bukan berarti mencari konfrontasi. Keberanian adalah keteguhan untuk berdiri menjaga nilai, sekaligus kemampuan mengendalikan diri. Semangat kesatria tidak diwujudkan melalui pertentangan, tetapi melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama.


Karena itu, setiap anggota Tamalaki yang terlibat dalam pengawalan diharapkan mampu menjaga sikap, ucapan, dan tindakan. Mengawal bukan berarti menguasai. Menjaga bukan berarti mengancam. Berani bukan berarti melakukan tindakan di luar batas. Prinsip tersebut menjadi penting agar kehadiran Tamalaki benar-benar memberikan rasa aman dan mendukung terciptanya suasana yang kondusif.


Tamalaki Bende Wonua juga menegaskan bahwa pengabdian terhadap adat harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hukum dan ketertiban masyarakat. Menjaga adat bukan berarti mengabaikan hukum. Menghormati hukum bukan berarti meninggalkan adat. Keduanya dapat berjalan bersama ketika setiap pihak memahami kewenangan, tanggung jawab, dan batas tindakan masing-masing. Dalam konteks itulah Tamalaki Bende Wonua menyatakan kesiapan untuk bekerja bersama organisasi Tamalaki lainnya, masyarakat, Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan kegiatan.


Penobatan Bokeo Mekongga XXII bukan hanya sebuah prosesi adat. Momentum tersebut juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dan bagian dari perjalanan kebudayaan Mekongga. Karena itu, seluruh elemen yang terlibat memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana tetap damai dan bermartabat. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menciptakan pertentangan. Jika terdapat perbedaan, ruang dialog dan mekanisme yang sesuai tetap menjadi jalan untuk menyelesaikannya. Bagi Tamalaki Bende Wonua, menjaga keamanan kegiatan berarti juga menjaga persaudaraan masyarakat Mekongga.


Kesetiaan terhadap adat, bagi Tamalaki Bende Wonua, tidak diukur dari seberapa keras seseorang berbicara. Kesetiaan dibuktikan melalui kesediaan menjaga kehormatan adat, melindungi persaudaraan, menghormati hukum, serta bertindak dengan penuh tanggung jawab.


Momentum Penobatan Bokeo Mekongga XXII dan Pelantikan DPD MAKN Kabupaten Kolaka Timur diharapkan menjadi peristiwa adat yang berlangsung aman, tertib, khidmat, dan bermartabat. Tamalaki Bende Wonua menyatakan siap mengambil bagian dalam menjaga suasana tersebut bersama seluruh elemen yang terlibat. (kus) 

×
Berita Terbaru Update