Ismail Iskandar dan Istri H. Arwin Labatamba Melayat ke Rumah Tokoh Masyarakat, Almarhum Madaali Bidong

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Ismail Iskandar dan Istri H. Arwin Labatamba Melayat ke Rumah Tokoh Masyarakat, Almarhum Madaali Bidong

Selasa, 18 Juni 2024

 

H. Ismail (tengah kopiah) saat angkat jenazah Alm. madaali Bidong

Ismail Iskandar dan Istri H. Arwin Labatamba Melayat ke Rumah Tokoh Masyarakat, Almarhum Madaali Bidong 



Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), H. Ismail Iskandar melayat ke rumah duka salah seorang tokoh masyarakat, Madaali Bidong yang terletak di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, pada Selasa (18/6).


Selain Ismail Iskandar, turut pula hadir melayat  istri dari Bakal Calon Bupati Koltim, H. Arwin Labatamba bernama Hj. Nuraeni Abdul Rauf.


Dimata Ismail Iskandar, almarhum Madaali Bidong adalah orang yang baik.


"Semoga Almarhum diampuni segala dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, ditempatkan di sisi Allah SWT. Bagi sanak keluarga yang ditinggalkan senantiasa dapat bersabar dan ikhlas atas kepergian almarhum,"ucap Ismail Iskandar yang juga pemilik Toko Bangunan Nhila tersebut.


Almarhum meninggal dunia pada Selasa (18/6) sekitar pukul 06.00 WITA, di Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari.


Sebelum menghembuskan nafas terakhir, almarhum sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kolaka Timur akibat sakit yang diderita.


Almarhum Madaali Bidong lahir di Polmas pada tanggal 16 Mei 1954. Pertama kali menginjakkan kaki di Kabupaten Kolaka pada tahun 1979 (waktu dimana Kabupaten Koltim belum terbentuk). Beliau bersama istri menetap di Desa Loea.


Selanjutnya pada tahun 1984, almarhum hijrah ke Desa Gunung Jaya, Kecamatan Ladongi. Almarhum sempat menduduki jabatan sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Jaya, terhitung mulai dari tahun 1985 sampai 1986.


Pada tahun 1987 hingga 1999, almarhum menjabat sebagai Kepala Desa Gunung Jaya (dua periode).


Almarhum meninggalkan seorang istri, 4 orang anak, dan 7 orang cucu. 


Untuk pelepasan sekaligus dengan takziah di rumah duka, dibawakan langsung oleh Drs. H.Baharuddin. 


Jenazah almarhum disholatkan di masjid Gunung Jaya sebelum diantar menuju tempat peristirahatannya yang terakhir.